• SMKN 3 TANJUNGPANDAN
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

PROGRAM KERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM

PROGRAM KERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM

 

WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM


  TUTIEK MURJIYAH,S.Pd.

 

 

 

 

 

 

 PROGRAM KERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH

BIDANG KURIKULUM

SMK NEGERI 3 TANJUNGPANDAN

 

 

 

WAKASEK KURIKULUM

  TUTIEK MURJIYAH,S.Pd.

  

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

SMK NEGERI 3 TANJUNGPANDAN

KABUPATEN BELITUNG

TAHUN PELAJARAN

2020/2021

 

 

 

 

PROGRAM KERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG  KURIKULUM

 

SMK NEGERI 3 TANJUNGPANDAN

 

TAHUN PELAJARAN2020/2021

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

 A. LATAR BELAKANG

 

Proses pembelajaran di SMK saat ini menuntut adanya pendidikan secara mandiri dan mampu berimprovisasi dalam penyelenggaraannya. Untuk mewujudkan hal tersebut, sekolah diberi keleluasaan untuk mengatur terlaksananya pendidikan dan pelatihan tersebut.

Agar pelaksanaan pembelajaran tidak menyimpang jauh dari rambu-rambu dan ketentuan yang telah ditetapkan maka perlu adanya program kerja yang terencana dan terorganisir secara sistematis, baik pelaksanaan pembelajaran di sekolah maupun di DU/DI.

 

Pelaksanaan pembelajaran di sekolah maupun di DU/DI tidak terlepas dari kebutuhan sumberdaya. Oleh karena itu perlu disusun program bidang Kurikulum agar penyelenggaraan kegiatan pembelajaran dapat sesuai dengan tujuan yang diharapkan,menyesuaikan dengan masa pandemic covid 19.

 

 B.TUJUAN

 

Penyusunan program kerjabidangKurikulummemilikitujuansebagaiberikut:

  1. Sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar;
  2. Memberi rambu-rambu yang dapat mengarahkan semua pihak untuk terlibat dalam pelaksanaan kurikulum SMK sesuai dengan pembagian tugas;
  3. Meningkatkan kualitas KBM dalam mencapai kompetensi siswa.

 

 C. RUANG LINGKUP

 

Adapun ruang lingkup Program Kerja ini meliputi semua aktifitas yang berkaitan dengan tanggung jawab Waka Bidang Kurikulum mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dan pelaporannya.

 

 

BAB II

 

SUSUNAN POKOK-POKOK PROGRAM KERJA

 

WAKA BIDANG KURIKULUM

 

 A. PERSIAPAN

 

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan harapan yang diinginkan maka perlu adanya persiapan yang matang, rinci dan terprogram dalam proses pendidikan dan pelatihan di sekolah dan DU/DI. Program persiapan bidang Kurikulum akan diuraikan berikut ini.

 1. Kurikulum

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum yang digunakan untuk kelas X, XI dan XII menggunakan Kurikulum 2013 dengan struktur kurikulum revisi bagi kelas X, XI dan XII.

 

Pengembangan kurikulum 2013 menggunakan kerangka dasar dan struktur kurikulum sesuai dengan Undang-undang:

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagai mana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  4. Permendikbud Nomor 20 tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
  5. Permendikbud Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan.
  6. Permendiknas Nomor 24 Tahun 2016 tentang KI/KD.
  7. SK DirjenStruktur Kurikulum SMK No. 130
  8. SK Dirjen Dikdasmen No 330/D.D5/KEP/KR/2017 tentang KI/KD
  9. Permendikbud Nomor 64 tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah
  10. Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah
  11. Permendikbud Nomor 66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah
  12. Permendikbud Nomor 70 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK
  13. Permendikbud Nomor 81A tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum
  14. Surat EdaranNomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam masa darurat penyebaran Corona Virus Disease(COVID -19)
  15. Surat Edaran Dirjen GTK Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah (BDR) Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease(COVID -19).
  16. Surat Keputusan Bersama 4 Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 Dan Tahun Akademik 2020/2021 Di Masa Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19)
  17. Keputusan Mendikbud Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus
  18. Surat Edaran Disdik prov Babel Nomor421.5/956/ disdik tentang Penyesuaian Kurikulum
  19. Surat Edaran Cabdin Wil 4 Nomor 421.5/524/cabdin 4 tentang Tindak Lanjut Penyesuaian Kurikulum

 

 B. Sistematika kurikulum SMK Negeri 3 Tanjungpandan meliputi:

 

-      Tujuan Pendidikan Menengah kejuruan

-      Visi dan Misi Lembaga

-      Tujuan SMK Negeri 3 Tanjungpandan

-      Tujuan Program Keahlian

-      Standar Kompetensi

-      Struktur Kurikulum

-      Kalender Pendidikan

-      Silabus

 

 2. Administrasi Pengajaran

 

Administrasi pengajaran yang disiapkan meliputi:

 

a). RencanaPelaksanaanPembelajaran (RPP)

RPP merupakan bagian dari perencanaan proses pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar. Penyusunan RPP dilaksanakan oleh setiap guru.

 

 b). Jadwal Pelajaran

 

Penyusunan jadwal pelajaran diatur berdasarkan analisa distribusi jam berpedoman pada kurikulum 2013.

 

c). Buku Leger

 

Buku leger yang komprehensip disiapkan bertujuan agar data siswa dapat terekam secara

lengkap.

 

d). Bahan Ajar

Setiap siswa diprogramkan untuk memiliki dan menggunakan satu paket modul untuk

Setiap pembelajaran.

 

e). Buku Pegangan

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, setiap guru memiliki buku pegangan yang

Sesuai dengan spesialisasi mata pelajaran yang diajarkan.

 

f). Media Pembelajaran

Pada awal tahun pelajaran, setiap guru merencanakan kebutuhan media pembelajaran sesuai dengan spesifikasi bidang yang diajarkan.

 

 C. PELAKSANAAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

 

Proses pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan scientific yang meliputi tujuh kriteria yaitu:

 

  1. Materi pembelajaran berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu bukan sebatas kira-kira, khayalan, dll.
  2. Penjelasan guru, respon siswa, dan interaksi edukatif guru-siswa terbebas dari prasangka, pemikiran subjektif atau penalaran yang menyimpang dari alur berfikir logis.
  3. Mendorong dan menginspirasi siswa berfikir secara kritis, analitis dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasi materi pembelajaran.
  4. Mendorong dan menginspirasi siswa mampu berfikir hipotetik dalam melihat perbedaan, kesamaan, dan tautan satu sama lain dari materi pembelajaran
  5. Mendorong dan menginspirasi siswa mampu memahami, menerapkan dan mengembangkan pola berfikir yang rasional dan objektif dalam merespon materi pembelajaran
  6. Berbasis konsep, teori dan fakta empiris yang dapat dipertanggungjawabkan
  7. Tujuan pembelajaran dirumuskan secara sederhana dan jelas, namun menarik system penyajiannya

Siswa berkesempatan melaksanakan PKL (Praktik Kerja Lapangan) yang menyelenggarakan pendidikan dikelola bersama antara SMK dengan industry sebagai institusi pasangan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga tahap evaluasi dan sertifikasi. Durasi pelatihan di industry dilaksanakan selama 6 bulan, dengan pembagian 3 bulan di kelas XI semester genap dan 3 bulan di kelas XII semester gazal.

 

Proses belajar mengajar menerapkan metode pembelajaran yang inovatif, kreatif, edukatif, produktif, dan konstruktif sesuai kompetensi yang akan dicapai. Oleh karena itu diprogramkan penyediaan kebutuhan alat bantu pengajaran, sarana dan prasarana penunjang lain serta jalinan kerjasama dengan pihak yang kompeten.

 

 D. EVALUASI

 

Kurikulum berbasis kompetensi tidak semata-mata meningkatkan pengetahuan peserta didik, tetapi kompetensi secara utuh yang merefleksikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai karakteristik masing-masing mata pelajaran.

 

 Penilaian hasil belajar masing-masing kelompok mata pelajaran adalah sebagai berikut:

  1. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian melalui :
    1. Pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan kepribadian peserta siswa.
    2. Ujian, ulangan, dan/penugasan untuk mengukur aspek kognitif siswa
  2. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi (adaftif) diukur melalui ulangan, penugasan, dan/ataubentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yang dinilai. Meliputi pengetahuan dan keterampilan.
  3. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresi psikomotorik peserta didik
  4. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan dilakukan melalui:
    1. Pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi siswa; dan
    2. Ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif siswa.

 

 Proses penilaian sesuai standar Kurikulum 2013, dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut:

1)   Penetapan indicator pencapaian kompetensi

2)   Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu minimal 75

3)   Penetapan teknik penilaian

 

 Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. Siswa dinyatakan naik kelas, apabila:

  1. Telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal pada semua matapelajaran baik Normatif, Adaptif maupun Produktif dengan batasan minimal kurang dari 2 matapelajaran yang belum mencapai KKM.
  2. Dengan Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) Mata Pelajaran adalah 75
  3. Rata-rata kehadiran siswa komulatif sekurang-kurangnya 90%.
  4. Nilai kepribadian/kelakuan minimum B.

 

 Adapun criteria kelulusan siswa dari satuan pendidikan berpedoman pada ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 ayat (1):

1)   Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;

2)   Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian

Akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok matapelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;

3)  Lulus ujiansekolah untuk kelompok mata pelajaran muatan nasional dan muatan peminatan.

4)  Hal-hal terbaru lainnya yang mengalami perubahan dalam kriteria kelulusan untuk  Tahun Pelajaran 2020/2021

 E. PEMANFAATAN DAN PELAPORAN HASIL PENILAIAN

 

Pemanfaatan Hasil Penilaian

1. Bagi Siswa yang Memerlukan Remedial

Remedial diberikan kepada siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan belajar. Remedial dilakukan oleh guru mata pelajaran atau oleh guru lain yang memiliki kemampuan memberikan bantuan dan mengetahui kekurangan siswa. Kegiatan dapat berupa tatap muka dengan guru atau diberi kesempatan belajar sendiri, kemudian dilakukan penilaian dengan cara: menjawab pertanyaan, membuat rangkuman pelajaran, atau mengerjakan tugas mengumpulkan data. Waktu remedial diatur berdasarkan kesepakatan antara pesertadidik dengan guru, dapat dilaksanakan pada atau di luar jam efektif. Remedial hanya diberikan untuk indikator yang belum tuntas.

 2. Bagi Siswa yang Memerlukan Pengayaan

Pengayaan dilakukan bagi siswa yang memiliki penguasaan lebih cepat dibandingkan siswa lain, atau siswa yang mencapai ketuntasan belajar ketika sebagian besar peserta yang lain belum. Salah satu kegiatan pengayaan yaitu memberikan materi tambahan, latihan tambahan atau tugas individual yang bertujuan untuk memperkaya kompetensi yang telah dicapai. Hasil penilaian kegiatan pengayaan dapat menambah nilai siswa pada mata pelajaran yang bersangkutan. Pengayaan dapat dilakukan setiap saat baik pada atau di luar jam efektif.

 3. Bagi Guru

Guru dapat memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan program dan kegiatan pembelajaran. Misalnya, guru dapat mengambil keputusan terbaik dan cepat untuk memberikan bantuan optimal kepada kelas dalam mencapai kompetensi yang telah ditargetkan dalam kurikulum, atau guru harus mengulang pelajaran dengan mengubah strategi pembelajaran dan memperbaiki program pembelajarannya. Oleh karena itu, program yang telah dirancang, strategi pembelajaran yang telah disiapkan, dan bahan yang telah disiapkan perlu dievaluasi, direvisi, atau mungkin diganti apabila ternyata tidak efektif membantu siswa dalam mencapai penguasaan kompetensi.

 F. Pelaporan Hasil Penilaian

 

  1. Kurikulum 2013 revisi dirancang dan dilaksanakan dalam kerangk amanajemen berbasis sekolah, di mana peran serta masyarakat di bidang pendidikan tidak hanya terbatas pada dukungan dana saja, tetapi juga di bidang akademik. Unsur penting dalam manajemen berbasis sekolah adalah partisipasi masyarakat, transparansi, dan akuntabilitas publik. Laporan kemajuan hasil belajar siswa dibuat sebagai pertanggungjawaban sekolah kepada wali murid, komite sekolah, masyarakat, dan instansi terkait lainnya.

 

  1. Bentuk laporan kemajuan belajar disajikan dalam data kuantitatif dan kualitatif. Laporan kemajuan belajar siswa dalam kurun waktu satu semester disajikan dalam bentuk rapor. Rapor berisi laporan prestasi siswa yang memuat informasi tentang pencapaian kompetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum.

 

                                                                              BAB III

PENUTUP

 

  1. Program kerja waka kurikulum merupakan suatu pedoman dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan bidang kurikulum. Pelaksanaan program kerja ini selalu mengalami perubahan atau penyesuaian dengan perkembangan dunia pendidikan.

 

  1. Kerjasama dari semua pihak sangatlah kami harapkan demi kemajuan SMK Negeri 3 Tanjungpandan, terutama dalam rangka menjalankan tugas pokok masing-masing baik dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun di Dunia Industri/Usaha (DU/DI).

 

  1. Demikian Program Kerja ini kami buat dengan sebuah harapan dapat bermanfaat dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan kepada kita semua. Amin.

 

 

 

 

Mengetahui                                                                                 Tanjungpandan, Juli 2020

Kepala SMKN 3 Tanjungpandan                                                       Waka Kurikulum,

 

 

 Abdul Albar, S.Ag                                                                        Tutiek Murjiyah, S.Pd

 NIP. 197406032006041002                                                             NIP. 197605132003122018

 

 

 

 

 

Komentari Tulisan Ini